Profil KURFA

kurfa bilay-kecilKurnia Fajar, sejak kecil akrab dipanggil Kurfa. Lahir di bandung 4 januari 1980. Menghabiskan masa kecil dalam lingkungan militer. Ayahnya yang seorang prajurit telah menjadikannya hidup dalam kesederhanaan & kebersahajaan. Sejak usia 12 tahun sudah menjadi anggota kepanduan di gudep 11-12 dan hingga sekarang tetap seorang Pandu. “Menjadi anggota Pandu adalah seumur hidup” begitu kelakarnya. Menyukai kegiatan ini karena secara nyata kepanduan dapat membantu pembentukan karakter. Sejak Tahun 1997 hingga 2002 memilih untuk membina kepanduan di gugus depan yang sama di saat teman-teman seusianya sedang menikmati masa SMA-nya. Kemudian di tahun 1998 Kurfa pernah ikut terlibat dalam beberapa aksi demonstrasi menjelang reformasi. Di tahun 2001 Kurfa memasuki organisasi pecinta alam Mahitala Unpar dengan nomor anggota M 538 AJPA. Kemudian di tahun ini pula Kurfa belajar berwirausaha, bersama teman dan koleganya membangun usaha distribusi makanan dan minuman. Usaha tidaklah bertahan lama namun menjadi titik awal langkahnya berwirausaha. Bersama Mahitala Unpar, Kurfa pernah berupaya ikut dalam suatu ekspedisi dengan judul “Ekspedisi Gunung Kondo” Lombok NTB namun tidak berhasil, Kurfa pernah terlibat dalam kepanitiaan Diklatsar Mahitala Unpar sebagai seksi Pendidikan, Tata Tertib dan P3K. Kurfa pun menjadi satu-satunya anggota Mahitala Unpar yang gagal menjadi Komandan latihan karena ingin menerapkan metode kepanduan dalam diklatsar tersebut.  di tahun 2002 kurfa menjadi Sekretaris Jendral Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Unpar dan di tahun 2003 bersama rekannya Herman Silaen, Kurfa menjadi pionir berdirinya Radio Kampus Unpar yang kini lebih dikenal dengan Unpar radio station (URS). Di tahun 2004 kurfa mulai sering mengikuti kegiatan outing yang lebih dikenal dengan istilah outbound bersama 11-12 ACT di Bandung, Bogor dan ELF di Jatiluhur. Keterlibatan inilah yang membuatnya terus menggeluti dunia pengembangan SDM atau “People Development”. Akhirnya di penghujung tahun 2004 kurfa memiliki kesempatan untuk mengelola bisnis pelatihan sendiri, dipercaya oleh seorang investor dengan mantap Kurfa mengembangkan sebuah training camp yang bernama “Camp Hulu Cai”. Selama bersama Camp Hulu Cai, sudah lebih dari 10 ribu orang dari 100 perusahaan telah melewati pelatihan bersamanya. Kurfa memang aktor belakang layar, ia jarang tampil di publik, kemampuannya mengelola dan mengorganisir manusia membuatnya tegas untuk tetap berada dalam bidang pelatihan dan “People Development” ini. Di tahun 2006 setelah terseok-seok selama 7 (tujuh) tahun menempuh kuliah akhirnya Kurfa mampu lulus dari Ilmu Administrasi Publik Universitas Katolik Parahyangan Bandung, “Sarjana cuci gudang” begitu katanya tentang kelulusannya ini.

014780A 05Bulan Agustus tahun 2007 Kurfa menikah dengan Putriani Nurmansyah adik kelasnya di organisasi kepanduan. Dikarunia 1 orang putra dan 2 orang putri. Abizard Rayhan Awwabi lahir 12 Juli 2008, Zhafira Izzati Awwabi lahir 30 November 2011 serta Maritza Maheswari Awwabi lahir 12 November 2013.

Tahun 2008 kurfa melanjutkan kembali studinya di Magister Manajemen Unpad dengan konsentrasi Kewirausahaan dan telah lulus di tahun 2011 lalu

Tahun 2010 kurfa mendirikan perusahaan konsultan bisnis bersama rekan-rekannya sesama alumnus MM Unpad dan di bulan November 2011 Kurfa meninggalkan Camp Hulu Cai dan bermetamorfosis menjadi seorang wirausaha murni. Bersama Rony “Ynor” Mendirikan artventure, perusahaan Kreatif terpadu. Kontribusinya yang terakhir adalah dengan menjadi produser dalam rangka pementasan teater Rahwana Sinta dan pementasan teater Shalawat Barzanji. di Tahun 2013 Kurfa Dipercaya menjadi salah satu direksi BUMD di Kota Cimahi Jawa barat.

018118 03Hobinya adalah Traveling, Kurfa sangat suka naik kereta api. Membaca buku-buku sejarah dan biografi adalah kesukaannya. Selain itu Kurfa sangat menyukai The Beatles. Bersama Andika (Eks. Peterpan kini the Titans) dan 3 teman lainnya, Kurfa malah sempat memiliki Band yang khusus hanya menyanyikan lagu-lagu beatles. Band tersebut namanya “Beat Junior”. Hanya saja di tahun 1999 kurfa benar-benar berhenti dari dunia musik dan hingga sekarang hanya sebagai penikmat musik saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s